It All Happened in a Flash!

A few days ago, aku menghadiri sebuah undangan pernikahan, dan aku harus menjemput seorang teman ibuku, sekaligus juga ayah dari teman baikku. The party went well, and we went home. The surprise caught us in the morning ketika ada telpon masuk yang mengatakan bahwa ayah temanku itu, yang semalam duduk disampingku itu ternyata baru saja meninggal. God rest his soul!

Aku cuma ingin menuliskan sebuah pendapat pendek, bahwa Hidup itu indah namun pendek, dan kita harus bisa menikmati dan mensyukuri setiap detik yang kita jalani. Adalah sebuah kenikmatan terbesar untuk bisa hidup bahagia dan dicintai oleh orang-orang disekitar kita, dan akhirnya melewati sisa hidup kita disamping semua orang yang berarti bagi kita.

In Honoring Memory of Mr. Hendrik Thandean.

One Response to “It All Happened in a Flash!”

  1. Adi Says:

    well, kita ga perna tau kapan mati. yang pasti life your live with love ;-) never forget about God, ur family, and friends…
    there is a nice saying:
    when young, people trade health for wealth, when old, people trade wealth for health ^^

Leave a Reply