Jika Agama tidak pernah ada…

Pernahkah kita mencoba berpikir dan membayangkan: "Bagaimana jadinya hidup ini apabila Agama, Tuhan, Dewa-Dewi, Surga, dan Neraka tidak pernah ada?"

Cobalah kita renungkan sejenak, segala sesuatu yang pernah kita lakukan dalam hidup ini. Sadarkah kita, bahwa segala sesuatu yang bersifat keagamaan dan kepercayaan itu sebenarnya sangat buram dan maya? Yang kita kira ada belum tentu ada, dan yang kita yakini tidak ada ternyata berseliweran disekitar kita?

My point is this, aku bukannya mengajak kamu-kamu yang mbaca BlogPost ini untuk jadi Ateis, NO! Tapi aku mau kalian semua menyadari tujuan sebenarnya kalian hidup! Apakah kalian pernah menolong orang lain karena kalian INGIN menolong orang lain? Pernahkah kalian tidak mengacuhkan orang lain dan mau bersahabat dengan mereka yang dikucilkan apabila mereka BUKAN dari Agama yang sama atau dari tempat ibadah yang sama? Pernahkah kita merasa ingin beramal bila tidak ‘diiming-imingi’ posisi di surga sana?

Jika pernah, selamat! Anda adalah satu dari segelintir orang yang hidup dalam keadaan lebih dari Agama. KIta adalah makhluk sosial, benar. Kita juga butuh Agama sebagai panduan, benar. Tetapi kita tidak butuh agama HANYA UNTUK MENJADI ORANG YANG BAIK DAN PEDULI SESAMA!!!

Ingat, agama adalah panduan hidup kita, bukan alasan kita hidup. Apabila Tuhan memalingkan wajahnya dari kita, atau tidak mengabulkan apa yang kita minta dalam doa, janganlah berkecil hati dan membenci Tuhan (dalam konteks BlogPost ini, kalau Tuhan itu memang ada. Let’s assume that He does Exist…). Sebaliknya, apabila Tuhan terasa mengasihi kita, memberikan kenyamanan dan kesuksesan, mengabulkan doa-doa kita, itu juga bukan berarti kitalah yang terpilih dan sudah calon disamping-Nya! Mengapa? Karena memiliki perasaan yang demikian itu sudah tinggal selangkah lagi dari pemujaan diri sendiri!

Agama dan kepercayaan adalah rumusan jalan hidup yang baik dan benar bagi suatu masyarakat tertentu (alias penganut agama tersebut), jadi janganlah kita membeda-bedakan dan menjelek-jelekkan agama lain selain agama kita, tetapi marilah kita mengambil intisari kebajikan, kabijakan, dan kebaikan dari semua agama yang kita ketahui, dan marilah kita jalani hidup ini dalam kebaikan dan kebahagiaan, dimana semua kebaikan kita pada sesama Universal sifatnya dan berasal dari diri kita, pikiran kita, hati kita, dan bukan dari rasa ingin Investasi Rumah di Surga…

One Response to “Jika Agama tidak pernah ada…”

  1. Adi Says:

    hmm. klo Tuhan tidak ada so
    1. there would be no use of living in this world :-) 2. there would be no one to thanks for if you see beautiful sceneries, chicks or even have great sex ^_^

    if all religions are the same then :
    1. why don’t we take every religion as our religion and go to the church on sunday, mesjid on friday, vihara on tuesday, etc…
    2. every religion teaches contradiction if they’re compared with each other

    but indeed, religion can be a great white robe, but we would never know what’s inside :D like a grave, it can be beautiful outside but rotten and full of cacings inside…
    thank God, He judges our inside more than outside >_ that’s bloody right dude!!!

    ‘Sebaliknya, apabila Tuhan terasa mengasihi kita, memberikan kenyamanan dan kesuksesan, mengabulkan doa-doa kita, itu juga bukan berarti kitalah yang terpilih dan sudah calon disamping-Nya! Mengapa? Karena memiliki perasaan yang demikian itu sudah tinggal selangkah lagi dari pemujaan diri sendiri!’
    > That’s correcto again.. the question is, is God for us or us for God ?

    here’re 10 reasons to believe in Christ
    rather than religion :
    # Christ Is Someone To Know And Trust.
    # Religion Is Something To Believe And Do.
    # Religion Doesn’t Change Hearts.
    # Religion Makes Much Of Little.
    # Religion Offers The Approval Of Men Rather Than God.
    # Religion Makes Hypocrites Of Us.
    # Religion Makes A Hard Life Harder.
    # Religion Makes It Easy To Deceive Ourselves.
    # Religion Hides The Key Of Knowledge.
    # Religion Leads Its Converts Astray.

    taken from :
    http://www.rbc.org/rtb/3rsn/

    ^_^

Leave a Reply